Berasal dari bahasa Inggris, menurut Cambridge Dictionary contemplate: to
spend time considering a possible future action, or to consider one particular
thing for a long time in a serious and quite way
Contemplation: when you spend time thinking about something in a serious and quite way.
Melewatkan waktu memikirkan kemungkinan tindakan di masa mendatang,
memikirkan satu hal khusus dalam waktu lama dengan cara serius dan tenang.
Berkontemplasi selalu berkaitan dengan ketenangan. Siapa sih berkontemplasi
dengan hingar-bingar?
Kata lain berkontemplasi yang lebih familiar adalah merenung. Berkontemplasi
atau merenung tak harus kita pergi menyendiri, semacam orang yang hendak pergi
bertapa. Menurut Antony de Mello, berkontemplasi adalah saat kita sadar dengan
kekinian. Misal jika kita sedang duduk di taman, coba dengarkan dan perhatikan
seksama kehidupan yang ada di sana. Kicau burung misalnya. Itu membawa kita pada
rasa syukur atas berkah hidup.
Keheningan dan ketenangan akan mendekatkan hati pada Tuhan, begitu menurut
beberapa buku relijius dan spiritual. Mengapa dalam ajaran Islam disunahkan
melakukan salat pada malam hari terutama sepertiga malam? Aku kira salah satu
karena saat malam seperti itu membawa suasana khusyuk, lantas kita bisa berpikir
lebih jernih, aku kira lebih bisa berhubungan lebih personal kepada Tuhan, lebih
mudah berkeluh kesah padaNya.
Di tengah berbagai rutinitas kehidupan yang kita jalani, perlu mengambil jeda
dari rutinitas, untuk sekadar menikmati kekinian dan merenungkan apa yang telah
kita jalani. Orang perlu hening dari apa kata kelompok, dan mendengarkan
hatinya. Orang perlu hening dari apa kata dunia sosial, dan melihat jauh ke
dalam dirinya. Itu membuat kita tetap sadar di tengah kehidupan yang seringkali
bikin kita hampir gila.

:)
ReplyDelete